bantenologi.org

Selamat Datang di Bantenologi

Wisata Sejarah Banten: Upaya Mengais Kearifan Masa Lalu

E-mail Print PDF

Oleh : Yanwar Pribadi


Tampaknya ada upaya-upaya dari pemerintah, baik pusat maupun daerah dan juga dari masyarakat umum, untuk menghidupkan kembali kenangan akan masa lalu. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata sudah memulainya dengan Lawatan Sejarah Nasional (Lasenas), sebuah upaya untuk mengais kearifan sejarah melalui kunjungan ke tempat-tempat bersejarah yang diperuntukkan bagi para pelajar.

Last Updated ( Wednesday, 21 October 2009 10:29 ) Read more...
 

Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum dalam Tatanan Global yang Terus Berubah: Refleksi Bagi Pengembangan IAIN Banten ke Depan

E-mail Print PDF

Oleh: Mufti Ali, Ph.D.

Ketika tim penyusun menyelesaikan Rencana Strategis (Renstra) IAIN Banten 2007-2017, penulis mengajukan dua catatan.

Catatan Pertama

1. Integrasi Ilmu Islam Tradisional dan Ilmu-ilmu Umum harus dilandaskan pada pemahaman (historis) mengenai fakta bahwa menurut Brentjes, dikotomisasi tersebut dilakukan oleh kaum tradisionalis sebagai upaya membendung infiltrasi pengaruh Hellenisme kepada peradaban Islam. Bentuk-bentuk upaya tersebut terefleksi dalam opini hukum yang mengharamkan umat Islam untuk mempelajari ilmu-ilmu rasional (umum) sambil menetapkan kewajiban untuk menguasai ilmu-ilmu tradisional Islam.

Last Updated ( Friday, 16 October 2009 08:06 ) Read more...
 

Lagu ‘Banten, Negri Leloehoerkoe’ karya R. S. P. Winangoen (1929): Teks dan Konteks

E-mail Print PDF

Oleh: Mufti Ali, Ph.D.

Sementara masyarakat Banten tercekam dengan kontrol dan pengawasan Pemerintah Kolonial yang demikian ketat akibat Peristiwa Pemberontakan Banten 1926, warga Banten di perantauan terus menyuarakan ide-ide kemajuan yang kritis baik dengan kondisi Banten yang memprihatinkan secara ekonomi, sosial dan pendidikan, maupun dengan kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial. Mereka mendirikan Perhimpunan Boedi Banten dan Perkumpulan Tirtajasa antara tahun 1928-1930. Meskipun kedua perkumpulan tersebut dibentuk oleh orang Banten di tempat yang berbeda, namun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu berpartisipasi memajukan ekonomi dan pendidikan orang Banten.

Last Updated ( Friday, 16 October 2009 08:00 ) Read more...
 
More Articles...
Page 5 of 9

Jati Diri

“Engkau tahu bahwa ayah sangat berkenan akan pendidikan dan tata cara Barat, itu sebabnya kau disekolahkan di sekolah Belanda, tapi Ayah sama sekali tidak setuju bahwa seorang pribumi hendak meniru cara Barat seluruhnya. Yang akan kita pakai hanyalah yang sesuai dengan keadaan kita saja dan yang berfaedah untuk kehidupan kita masa kini. Selain itu hendaklah kita memegang adat pusaka kita sendiri, karena adat pusaka itu...tidak sekalipun dapat dikatakan lebih rendah derajat atau kurang daripada adat pusaka bangsa lain...” (Surat yang dikirim oleh Bupati Serang Pangeran Bagoes Djajawinata kepada anaknya, Aria Ahmad, pelajar HBS (SMA) di Batavia Jakarta, 1897)

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday46
mod_vvisit_counterYesterday150
mod_vvisit_counterThis week196
mod_vvisit_counterLast week1268
mod_vvisit_counterThis month3237
mod_vvisit_counterLast month5497
mod_vvisit_counterAll days98266