Arif Wijaksana

Sebelumnya, ayah Wijak pernah merasakan menjadi seorang petani dan sempat juga beternak. Namun karena tuntutan ekonomi yang cukup besar, maka ayahnya memutuskan untuk mencicipi berbagai macam perusahaan yang ada di sekitar Banten dan berakhir di pabrik kertas tersebut hingga sekarang.

Meskipun demikian, sulitnya mencari nafkah pada saat itu, sang ayah selalu mengutamakan pendidikan anak-anaknya di atas kepentingan keluarga apalagi pribadinya. Wijak mengenyam pendidikan dasarnya di SDN Jeruktipis 4 Kragilan (2001-2007), ia tidak pernah merasakan Taman Kanak-kanak (TK) karena sebelum ia resmi menjadi siswa SD, ia sudah sering ikut kakaknya sekolah dan duduk bersama di satu kelas. Kebiasaan seperti itu sangat populer di desanya, mereka menyebutnya "ngintil" yang artinya mengikuti. 

Enam tahun berselang, pendidikannya berlanjut ke SMPN 1 Kragilan (2007-2010) yaitu salah satu sekolah menengah favorit yang menjadi kiblat seluruh sekolah menengah pertama di Kecamatan Kragilan. Selama tiga tahun di sekolah menengahnya, Wijak mulai menyukai dunia teknologi dan multimedia. Semenjak di tingkat 1 hingga 3, guru yang paling dekat dengannya pastilah guru komputer.

Setelah menyelesaikan sekolah menengahnya, Wijak bertekad untuk melanjutkan studinya di Pondok Pesantren Modern Gontor Ponorogo, namun karena tidak direstui kedua orangtuanya dengan alasan jaraknya yang terlalu jauh hingga timbul banyak kekhawatiran, maka ia mengurungkan niatnya dan memutuskan untuk memilih Pondok Pesantren Modern yang dekat dengan tempat kelahirannya yaitu PPM Al-Mizan Rangkasbitung, Lebak (2010-2014).

Keputusan untuk memilih Pondok Pesantren sebagai tempat untuk melanjutkan studinya sebenarnya adalah motivasi dari sang ayah yang mengharuskannya untuk selalu haus dengan ilmu agama.

Sekarang, ia sedang menempuh pendidikan di UIN SMH Banten dengan mengambil jurusan Ilmu Alqur'an dan Tafsir. Jurusan tersebut ia pilih, karena ia merasa sesuai dengan bidang sewaktu belajar dipesantren, yaitu dengan menempuh jurusan tahfid Alqur'an. 

Selama berada di perguruan tinggi UIN SMH Banten, laki-laki yang memiliki hobi dalam bidang fotografi dan desain grafis ini juga aktif mengikuti kegiatan organisasi, di antaranya adalah UKM Sigma UIN SMH Banten sejak 2015-sekarang dan Laboratorium Bantenologi pada 2016 sampai sekarang.