Seminar Internasional Lab. Bantenologi 'Pesantren, Madrasah and The Future of Islamic Education in Indonesia'

Direktur Lab. Bantenologi, Dr. Helmy Faizi Bahrul Ulumi menuturkan bahwa kajian tentang pengaruh madrasah dan pesantren sangat diperlukan. 

“Kami ingin mengetahui bagaimana gambaran dan peran pendidikan pesantren terhadap perkembangan masa depan bangsa Indonesia”, jelas Dr. Helmy Faizi FBU, M. Hum dalam sambutannya.  

Hadir Prof. Ronald Lukens-Bull dari USA dan Prof. M.A Tihami dari IAIN SMH Banten, sebagai narasumber dalam acara seminar internasional dengan tema “Pesantren, Madrasah and The Future of Islamic Education in Indonesia” ini. 

Narasumber menjelaskan bahwa setidaknya terdapat tiga peran yang dilahirkan oleh pendidikan pesantren dan madrasah untuk bangsa Indonesia. “Ada tiga poin penting peran pesantren dan madrasah. Pertama, penyesuaian dalam kehidupan, dimana pesantren mendidik para santrinya untuk dapat hidup mandiri, sederhana dan menyesuaikan diri di lingkungan yang jauh berbeda dengan lingkungan asalnya atau rumahnya. Kedua, menyumbangkan akhlak/ moralitas yang baik, selain mengenalkan dan mengajarkan ilmu-ilmu agama, pesantren juga mendidik akhlak dan moral yang baik terhadap para santri. Terakhir,  nilai anti radikalisme atau sikap toleransi, pesantren mendidik para santrinya untuk menjadi pribadi yang memiliki sikap toleransi, saling menghargai dan menghormati atas perbedaan-perbedaan  yang terdapat di Indonesia, baik suku, agama dan kebudayaan.

Acara seminar ini dibuka langsung oleh Rektor IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. H. Fauzul Iman, MA dan  dihadiri oleh 200 orang peserta, yang terdiri dari civitas akademik IAIN SMH Banten, pimpinan pondok pesantren dan madrasah se- Provinsi Banten, instansi terkait seperti Kanwil Kemenag Provinsi Banten serta mahasiswa-mahasiswi dari beberapa perguruan tinggi di Banten.(St. Maryam/Andri)