Masyarakat Adat Minta Negara Mengakui Mereka

Lab. Bantenologi.org -- Biro Pemerintahan Sekda Provinsi Banten menyelenggarakan Penyusunan Naskah Akademik Pemerintahan Desa Adat di Hotel Jayakarta Anyer (09-11/05/16).  Acara ini dihadiri oleh beberapa unsur masyarakat, termasuk Kasepuhan Citorek, Cisungsang, dan Ciherang.

 

Direktur Bantenologi Helmy Faizi Bahrul Ulumi yang menjadi narasumber di acara tersebut memaparkan Sistem Politik, Demokrasi dan Pemerintahan Adat di Banten Kulon. Menuturkannya masyarakat adat sudah lebih dulu melakukan politik dan menjaga keharmonisan negara. Helmy FBU juga berharap agar penyusunan naskah akademik ini tidak hanya berorientasi pada kepentingan sepihak dan melupakan identitas masyarakat adat itu sendiri.

“Selain itu ada tiga poin penting dalam pembentukan masyarakat adat, yaitu adat itu sendiri, agama dan negara. Tiga unsur ini berupaya menjaga keharmonisan leluhur Indonesia,” jelasnya.

Para kasepuhan berharap agar pemerintah mengakui keberadaan mereka. “Kami hanya butuh pengakuan dan wadah dari negara,” tutur Jajang Kurniawan dari Kasepuhan Citorek. (Andri)