Bimtek Pemeliharaan Cagar Budaya 2016

 

Dalam kegiatan yang bertema “Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Cagar Budaya dalam Rangka Perlindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan Cagar Budaya di Provinsi Banten” tersebut, Helmy Faizi Bahrul Ulumi sebagai narasumber menuturkan bahwa untuk mempertahankan keberadaan Cagar Budaya dan nilainya dapat diupayakan melalui kegiatan pelestarian. “Pelestarian adalah upaya dinamis untuk mempertahankan keberadaan Cagar Budaya dan nilainya dengan melindungi, mengembangkan dan memanfaatkannya”, jelasnya.  

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 60 peserta dari berbagai instansi dan lembaga terkait, seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Helmy FBU yang juga merupakan Direktur Laboratorium Bantenologi menambahakan bahwa kegiatan pelestarian cagar budaya harus diimbangi dengan upaya pengembangan guna meningkatkan potensi nilainya. 

“Pengembangan adalah peningakatan potensi nilai, informasi, dan promosi cagar budaya serta pemanfaatannya melalui penelitian, revitalisasi, adaptasi secara berkelanjutan melalui cara yang tidak bertetangan dengan tujuan pelestarian”, pungkasnya.  

Kegiatan bimtek tersebut diikuti dengan antusias oleh para pesertanya. Hal itu dibuktikan dengan proses tanya jawab antara peserta dan narasumber yang terjalin dengan aktif dan baik. “Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan potensi cagar budaya yang ada di Provinsi Banten. Apalagi jika bimtek ini diberikan kepada masyarakat secara langsung tentu akan sangat baik,” jelas Saepudin salah satu relawan Lab. Bantenologi yang juga sebagai peserta. (ANDRI)