Tiga Relawan Terbaik Mendapat Hadiah Smartphone

Arif Bachtiar yang berasal dari Pandeglang adalah angkatan pertama yang terpilih menjadi relawan terbaik. Dia sudah menamatkan studi S1 pada jurusan Tafsir Hadist di IAIN SMH Banten. Selain itu, dia juga pernah mengikuti kegiatan short course selama tiga bulan di India sehinggga saat ini mengantarkannya menjadi calon penerima beasiswa S2 di Brunei Darusalam pada 2016.

Angkatan ke dua yaitu Azizah. Dia berasal dari Pandeglang dan saat ini sedang menyusun skripsi pada jurusan Sejarah Kebudayaan Islam di IAIN SMH Banten. Dia memiliki kecintaan terhadap budaya Banten bukan hanya sekedar tugas yang dia emban pada jurusannya, melainkan dia memiliki kreatifitas tinggi untuk terus meningkatkan potensi dan kecintaannya terhadap sejarah. 

Dan angkatan ketiga yaitu Andri Firmansyah. Dia berasal dari Petir dan saat ini dia masih studi di IAIN SMH Banten jurusan Hukum Keluarga. Meskipun dia termasuk relawan baru keinginannya yang kuat untuk terus belajar kebudayaan Banten dan menulis telah menjadikannya relawan terbaik dari angkatan ke-3 mengalahkan 39 relawan lainnya. 

“Relawan terbaik yang satu ini merupakan relawan dari angkatan ke-3. Dia bukan dari anggota magang tetapi dari komunitas, karena keinginan yang kuat sekarang dia bisa melewati para anggota magang,” jelas Ayatullah Humaeni. Dia juga menambahkan bahwa tidak ada perbedaan antara anggota magang dan komunitas. 

Suasana hutan Baduy luar dan suara air sungai mengalir, membawa kehangatan dan kedekatan antara pengurus, relawan dan alam Banten. Setelah terpilihnya tiga relawan terbaik tahun 2015, diharapkan bisa memotivasi para relawan lainnnya agar bisa aktif mengasah daya kreatifitas mereka dan terus meningkatkan potensi mereka dengan sebaik-baiknya. Banyak sekali para pengurus Bantenologi yang bisa dimanfaatkan para relawan untuk bertanya dan mengasah potensi mereka dalam berbagai pengetahuan termasuk dalam bidang design grafis dan fotografi. (ERNI K)