Helmy Faizi Bahrul Ulumi: Tata Kota yang Indah Tanda Seni dan Budayanya Berkembang

KOTA SERANGBantenologi.org – Sebagai lembaga yang bertekad untuk fokus dalam bidang sejarah dan budaya, Laboratorium Bantenologi terus berpartisipasi aktif dalam mengembangkan sejarah dan budaya Banten. Seperti yang telah dilakukan oleh Direktur Bantenologi, Helmy Faizi Bahrul Ulumi, di mana dirinya terlibat aktif menjadi bagian dari Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Advokasi Dewan Kesenian Banten yang baru-bari ini menghelat Anugerah Seni DKB 2016.

Helmy FBU menuturkan, Anugerah Seni DKB 2016 bertujuan untuk mengapreasiasi seniman-seniman baik yang sudah wafat dan masih berproses.

“Tujuannya untuk membangun kebudayan Banten supaya lebih maju, apalagi yang masuk dalam kategori sepanjang hayat, tentu itu menjadi rol model kita semua, di mana mereka sudah berdedikasi dan menjalankan kesenian secara serius semasa hidupnya,” terang Helmy FBU baru-baru ini.

Diketahui, Anugerah Seni DKB 2016  terbagi ke dalam dua kategori, yaitu kategori Pengabdian Sepanjang hayat yang diberikan kepada para tokoh yang semasa hidupnya berdedikasi penuh terhadap kemajuan kesenian dan kebudayaan dan kategori Pengembangan Proses Kreatif yang diberikan kepada para pelaku seni yang hingga kini masih hidup menekuni bidang seni.

Lebih lanjut, Helmy FBU menerangkan, Anugerah Seni DKB 2016 juga menjadi lecutan kepada pemerintah daerah agar lebih serius dalam mengembangkan seni dan budaya di Banten. 

“Banten sudah 16 tahun menjadi provinsi, namun kita memohon taman budaya saja sampai sekarang belum terealisasi apalagi gedung kesenian, dan lain sebagainya. Tentu, ini menjadi bagian untuk mendorong pemerintah agar lebih serius membangun kesenian dan kebudayaan di Banten,” kata Helmy.

Kita ingin menunjukkan bahwa di Banten, seru Helmy FBU, banyak sekali seniman dan budayawan yang berkualitas dan berdedikasi tidak hanya untuk dirinya semata namun untuk masyarakat Banten pada umumnya. 

Ditambahkan oleh Helmy FBU, seni dan budaya adalah bagian dari fitrah manusia. 

Semoga ke depan, tambah Helmy FBU, seniman tidak hanya bertanggungjawab pada seni itu sendiri, namun juga mudah-mudahan dapat ikut bertanggung jawab kepada masyarakat luas dalam menuangkan seninya di bidang pendidikan, tata kota, dan lain sebagainya. 

“Tata kota yang indah menunjukkan bahwa seni dan budayanya berkembang, kalau kita lihat di Banten masih jauh sekali,” pungkas Helmy. (andri)